Makan Dimsum di Zen Kitchen Pontianak

Nggak sengaja sebenarnya makan dimsum di Zen Kitchen Pontianak. Rasa penasaran istri yang tinggi akan tempat makan ini, mau tidak mau harus dituntaskan.

Tempat persisnya di samping Hotel Orchadz Jalan Perdana Pontianak. Apakah satu manajemen dengan hotel itu. Mbuh, saya kurang tahu. Toh, yang penting bagi kami sekeluarga, harganya murah dan enak. Toh, saya kan nggak dibayar buat nulis ini.

Sependek pengetahuan saya. Dulu tempat ini merupakan restoran makanan Sunda. Pernah makan disana dulu bersama teman kantor.

Balik lagi kenapa nggak sengaja. Tetiba istri yang lagi praktik, menelpon mengajak makan dimsum di Zen Kitchen Pontianak. Istri mengatakan ketemu disana saja karena sebentar lagi akan PPKM Darurat dan akan ada penutupan jalan di Pontianak. Wajar sih, karena istri ngajaknya sekitar jam 4 sore. Sebentar lagi akan mulai pembatasan aktifitas.

Mau tidak mau, saya pun meluncur bersama si sulung Nazya menggunakan sepeda motor. Toh jarak dari rumah ke lokasi tidak jauh. Sekitar 10 kilometer.

Istri yang pertama kali sampai. Maka pesanan disiapkannya, kami tinggal menikmati saja. ๐Ÿ˜

Istri memesan empat jenis dimsum yakni, wolie goreng, hyokow, michiko, dan siomay. Tak lupa memesan dua jenis lumpia yakni, lumpia ayam tim dan udang garli. Harganya bervariasi dari Rp 7 ribu hingga Rp 14 ribu. Cukup murah menurut saya. Murah karena istri yang bayar ๐Ÿ˜.

Selain itu, ternyata ada satu pesanan yang enak yakni kwetiau siram lada dengan harga Rp 25 ribu. Enak dan nikmat menurut lidah saya. Entah dengan lidah orang lain ya. Tak lupa memesan tiga es teh dengan harga Rp 24 ribu. Kalau es teh sih dimana-mana kayaknya rasanya sama aja. Totalnya sebesar Rp 136.400 sudah termasuk pajak.

Karena tempatnya yang dalam pertokoan dan dekat hotel. Tentu saja tempatnya bagus dan bersih.

Begitu kami masuk, meja kasir terletak disebelah kanan dan dapurnya disebelah kiri. Dapur terlihat jelas oleh pengunjung sehingga kita bisa melihat proses pembuatannya. Dimana kita sebagai konsumen bisa melihat langsung proses pembuatan pesanan makanan.

Saya rasa biarkan foto yang berbicara.

Kalau pengen lebih jelasnya bisa lihat di instagram. Sayangnya, instagramnya digembok. Dan saya tidak pernah berminat untuk mengikuti akun media sosial yang digembok. Informasi apa yang bisa didapatkan dari akun media sosial yang digembok. Bagaimana mungkin calon konsumen bisa mendapatkan informasi dari akun media sosial yang tertutup. Bisa jadi media sosialnya sengaja tertutup agar calon konsumen menjadi followernya. Kalau itu strateginya, bagi saya BASI. Dan saya nggak mau pergi untuk kedua kalinya. bye bye ๐Ÿ˜‰

  • zen kitchen pontianak
  • dapur zen kitchen
  • zen kitchen pontianak
  • nota pembayaran

Catatan : saat kami makan saat itu konsumennya hanya kami yang ada di lantai bawah.

Tinggalkan Balasan