Pengalaman Menggunakan LinkAja Selama Beberapa Waktu

pakai linkaja

Saya akan menuliskan pengalaman pribadi pakai linkaja. Kalau ada yang tidak tahu apa itu LinkAja. Saya sarankan untuk searching ataupun ke situs resminya.

LinkAja merupakan salah satu dompet digital yang ada di hape saya. Tentu saja selain Ovo, Gopay dan Dana, Yang lain nanti saja saya ulas (kalau sempat ya).

Kalau kalian berharap akan ada ulasan menarik. Saya tidak bisa menjamin. Sebab saya kan bukan seperti BPKB yang bisa dijaminkan di tempat gadai yang ada di pinggir jalan. πŸ˜šπŸ€”

Cukup sudah kayaknya pembukaannya. Setelah dipikir-pikir, sudah lebih dari 10 persen dari kata yang disyaratkan untuk SEO. Sekarang saatnya mulai. Eh, tapi saya akan share soal pakai linkaja di Pontianak serta transfer saldo (uang) ke rekening bank lainnya.

Pengalaman yang lainnya mungkin tidak akan saya ceritakan. Kalaupun akan diceritakan nanti aja. Pas saya update.

Merchant Yang Menerima LinkAja di Pontianak

Sepanjang pengalaman saya selama beberapa bulan. Masih sedikit merchant yang menerima linkaja sebagai alat pembayaran. Kalah jauh dari Ovo dan Gopay.

Ayo dong! Diperbanyak merchantnya. Masa BUMN kalah dari swasta sih πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ.

Bakar duit dalam bentuk cashback dong. (kami suka promo) hoho hoho hoho

Selama ini belum ada merchant fisik yang bisa saya bayar dengan linkaja. Kebanyakan saya pakainya untuk bayar tagihan telpon rumah (jangan kaget, kalau saya masih pakai telpon rumah), kartu pasca bayar si merah dan beli voucher listrik.

Ini mah. Produk negara dipakai buat bayar produk negara πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.

Oh, iya. Satu lagi. Saya sering pergunakan untuk infaq masjid. Kebetulan masjid Mujahidin Pontianak, infaq dan shadaqahnya bisa pakai link aja. (sedikit riya, bolehkan) πŸ˜›.

Pernah sih coba pakai di Alfamart dekat rumah. Pas mau bayar. Kata karyawannya belum bisa. Mbuh, alasannya kenapa. Saya tidak tanya. Mungkin nanti akan coba bayar pakai linkaja di Alfamart dan toko lainnya.

Terus mana pengalaman menariknya selama pakai link aja di Pontianak.

Sabar ya. Atau jangan-jangan emang tidak ada pengalaman menarik yang bisa saya ceritakan πŸ€”.

Transfer Ke Rekening Bank Pakai Link aja

Salah satu keunggulan linkaja bisa transfer ke rekening bank lain. Gratis tentu saja. Namun hanya ke bank BUMN doang.

Ingat ya. Bank BUMN itu hanya empat. Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Kan empat bank itu punya bank syariah juga. Tetap aja. Bank syariahnya mereka bukan termasuk bank BUMN. Tapi bank swasta.

Kenapa? Karena menurut aturannya di UU Nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN. Bank syariah nya ke empat bank tersebut bukan kategori BUMN.

Sebab, negara tidak memiliki langsung bank syariah. Tapi bank BUMN lah yang memiliki bank syariah tersebut.

Masih kurang paham juga. Mending dibaca aja ya (PDF). Kalau nggak mudeng juga tanyakan pada kawan yang kerja di BRI Syariah, BNI Syariah, BTN Syariah ataupun Bank Mandiri Syariah.

Aduh, kok jadi bahas masalah BUMN segala 🀦. Kayak saya anak buahnya Erick Thohir aja πŸ€ͺ.

Free emang biaya transfer ke Bank BUMN. Sampai berapa kali, saya belum tahu. Nanti saya coba sampai diatas 10 kali transfer ke Bank pelat merah deh. Masih gratis atau sudah ada biaya administrasi?.

Okay deh. Karena sudah urita nya. Biar foto yang bicara. (Supaya nggak dibilang hoax sih πŸ˜„).

  • pakai linkaja
  • pakai linkaja
  • pakai linkaja
  • pakai linkaja
  • pakai linkaja
  • pakai linkaja

Hampir lupa 🀭 saya biasanya untuk top up reksa dana di salah satu marketplace selalu pakai linkaja. Alasannya sih mudah dan nggak ribet πŸ˜‚.

Ilustrasi oleh mohamed Hassan dari Pixabay

Sedangkan foto yang dipakai sebagai bahan tulisan merupakan hasil tangkapan layar ponsel saya sendiri

Ditulis menjelang pulang kantor di jam 16.21 WIB. πŸ˜‰

Tinggalkan Balasan

Comments

%d blogger menyukai ini: