Pulpen Parker dan Suara yang Tak Pernah Saya Ucapkan

Pulpen Parker mungkin hanya alat tulis seperti pulpen pada umumnya bagi sebagian orang. Tapi bagi saya, ia adalah semacam mesin waktu. Ia bukan hanya menulis, tapi menyimpan suara-suara yang tak sempat saya ucapkan, kalimat yang tak sempat saya selesaikan. Pulpen itu jadi saksi hidup. Dari Jelambar ke Pontianak hingga terdampar … Read more
Menepi Sejenak di Santika Premiere Padang

Sebuah catatan dari kota yang selalu menyambut dengan rendang dan rindu. Satu kebiasaan kecil yang selalu saya lakukan setiap kali menginap di hotel: membuka tirai, melihat keluar jendela, dan membiarkan malam kota menyapa tanpa suara. Bukan karena saya mengharapkan pemandangan spektakuler seperti skyline Singapura atau lampu dansa Times Square. Tapi … Read more
Dua Hari di Padang: Tentang Perjalanan, Jeda, dan Pulang yang Tak Pernah Sama
Tanggal 2 Juni 2025. Sebuah hari yang biasa saja di kalender, tapi tak ada yang sungguh-sungguh biasa di hari-hari yang diiringi koper dan boarding pass. Pukul 10.49 pagi, saya meninggalkan Tebet. Jalanan lenggang, seperti memberi restu atas kepergian yang sudah dijadwalkan. Tol Dalam Kota tidak berisik hari itu. Tidak ada … Read more
Idul Adha Tanpa Peluk: Catatan Rindu dari Tangerang

Langit pagi di Tangerang tampak kelabu. Bukan karena mendung, tapi karena aku menatapnya sendirian. Lantunan takbir bersahut dari masjid-masjid kecil di perumahan yang belum sepenuhnya terisi. Suaranya menabrak dinding kamar yang hening, lalu bergema lagi di kepala seperti doa yang kehilangan arah. Hari ini Idul Adha. Tapi tak ada aroma … Read more
Tan Joe Hok dan Kenangan yang Tak Pernah Gugur di Lapangan

Seorang legenda tak pernah benar-benar mati. Ia hanya berpindah tempat dari panggung dunia ke altar kenangan. Dan hari ini, Indonesia kembali berkabung bukan hanya karena seorang atlet telah tiada, tetapi karena sepotong sejarah telah menyelesaikan putaran terakhirnya. Di Antara Algoritma dan Raket Usang Tan Joe Hok, lelaki yang lebih dulu … Read more
Perjalanan ke Lido: Tentang Nasi Uduk, Kopi, dan Sepotong Sunyi di Tol Jagorawi
Pagi itu, sekitar pukul 07.45 WIB, kami berangkat. Hanya aku dan istriku. Tanpa ribut-ribut khas anak-anak yang berebut sandal atau berseteru soal urutan sarapan. Pagi itu terasa lapang, seolah dunia memberi kami waktu yang utuh. Tujuannya sederhana. Mencari sarapan di Gading Serpong. Tapi belum lima belas menit di jalan, hidung … Read more
Shell dan Suara Pompa yang Kini Tak Lagi Sama
Satu per satu, dari SPBU di Fatmawati sampai yang di pinggir bypass Cirebon. Plang merah-kuning itu masih berdiri. Lampunya masih menyala. Tapi kau tahu, sesuatu telah bergeser. Seperti seseorang yang mendadak mengganti nama belakang di bio Instagram-nya. Shell, perusahaan minyak multinasional itu, resmi melepas seluruh SPBU-nya di Indonesia. Bukan karena bangkrut. Bukan … Read more
Dari Pertempuran Lima Hari ke Laut Lepas: Semangat dr. Kariadi Hidup dalam Perlindungan Pekerja Migran

Seandainya malam itu, drg. Soenarti tidak mengangkat telpon dari Rumah Sakit Purusara. Mungkin nyawa dr. Kariadi, suaminya, tidak hilang diterjang timah panas tentara Jepang kala menyelidiki rumor Reservoir Suranda (reservoir-tempat penyimpanan air) yang diracuni tentara Dai Nippon. Rasa tanggung jawab dan keikhlasan membuat rasa kantuk dan takut hilang demi menjaga … Read more





