Merayakan Sore, Menikmati Kemacetan
Teh tarik di warung menahanku, seakan berkata: “Duduk dulu. Nikmati aku setelah kamu bercengkrama dengan bisingnya Tol Jakarta-Merak”. Jarum jam…
ruang untuk bercerita
Teh tarik di warung menahanku, seakan berkata: “Duduk dulu. Nikmati aku setelah kamu bercengkrama dengan bisingnya Tol Jakarta-Merak”. Jarum jam…
Lagi asik scroll X (Twitter), tanpa sengaja gue baca utas soal Koperasi Langit Biru. Awalnya gue kira ini akun roasting…
Gue mau jujur dulu. Setiap kali ada program pemerintah yang mengklaim “gratis” dan “mudah”, elo semua pasti refleks skeptis. Karena…
Ada yang aneh dari Stasiun Manggarai. Ia bukan tujuan. Nyaris tidak ada yang datang ke sini untuk tiba. Orang-orang hanya…
Kalau elo tanya kondisi portofolio gue sekarang, gue akan jawab dengan jujur: lagi hancur. Dalam artian yang paling harfiah sekalipun,…
Mendukung klub berjuluk The Lilywhites dimusim ini suka bikin deg-degan. Gimana nggak bikin lemas tiap kali nonton. Hasil akhirnya selalu…
Penjual bubur ayam. Berkulit hitam legam. Rambut mulai memutih menandakan usia yang tak lagi muda. “eh, a. Bubur” menawarkan dagangannya…
Di sebuah sudut desa yang jarang terjamah riuh kota, aroma tanah basah setelah hujan sore hari meruap, bercampur dengan bau…
Catatan Kereta Pulang ini dimulai pukul 18.07, saat saya melangkah keluar kantor di bilangan Tebet. Langit menggantung mendung ringan, seperti…