Warkop Update Pontianak. Tempat Ngopi Yang Berbeda

Akulah pengagum ragamu
Tak ingin ‘ku menyakitimu
Lindungi dari sengat dunia
Yang mengancam
Nodai sucinya lahirmuKarena wanita ingin dimengerti
Lewat tutur lembut dan laku agung
Karena wanita ingin dimengerti
Manjakan dia dengan kasih sayang

Lantunan lagu Karena Wanita (ingin dimengerti) dari Ada Band yang dinyanyikan band lokal asal Pontianak menemani kami malam itu di Warkop Update Pontianak. Warung kopi yang terletak di bilangan pertokoan Jalan Perdana tampak ramai. Mafhum, malam minggu. Banyak anak muda yang menghabiskan waktunya kumpul dengan teman, saudara bahkan orang terkasih. 

Layaknya warung kopi pada umumnya. Warkop Update Pontianak menampilkan sajian kopi sebagai menu utama. Namun, bukan hanya itu saja. Makanan ringan dan berat juga disediakan oleh penjual lainnya.

Warkop Update Pontianak terdiri dari dua bangunan yang menyatu. Satu untuk warkop update. Satu lagi untuk para penjual makanan dengan nama Update Food Market

Untuk menuju ke tempat terdapat dua jalan masuk. Jalan Perdana dan Letjen Sutoyo. 

Ini kali pertama kami menyambanginya. Melewatinya sering. Namun belum punya niat menghampirinya. Informasi dari kawan jurnalis televisi nasional mengundang gairah untuk sekadar duduk santai dan menikmati kopinya. 

Seperti halnya warung kopi lainnya. Warkop update menyediakan kopi kekinian. Kopi Susu dengan gula aren yang disajikan dalam keadaan dingin. Nikmat dan segar saat merasuki tenggorokan. 

Tempat yang luas berpadu dengan food market menjadi daya tarik. Apalagi saat pandemi Covid-19 sekarang. Jaga jarak menjadi hal paling penting.

Lahan Parkir Warkop Update Pontianak Yang Luas

Salah satu hal yang kurang mengenakan kita saat pergi ke warung kopi atau restoran di Pontianak adalah keterbatasan lahan parkir. Tak salah, kalau Sutarmidji saat menjadi Walikota Pontianak mengubah sebuah bangunan di bilangan Jalan Gajah Mada menjadi Gedung Parkir. Atau coba saja anda pergi ke Jalan Reformasi. Berjejer warung kopi dengan lahan parkir yang tidak memadai. 

Di warkop update Pontianak, kita akan menemukan lahan parkir yang luas dan lega. Sehingga tidak perlu bersusah payah mencari slot parkir untuk kendaraan yang kita bawa dari rumah. Gratis untuk saat ini. 

Ya, karena kedepannya akan dibuat gate parkir saat memasukinya melalui jalan Perdana maupun Letjen Sutoyo. Dikelola swasta yang biayanya dihitung per jam. Kita lihat saja, apakah tempatnya akan seramai sekarang saat mulai diberlakukan tarif parkir per jam. 

Kembali ke awal. Saat kami berada disana. Saya memesan kopi susu gula aren dingin dan roti bakar, sedangkan istri memesan minuman boba caramel serta takoyaki. Berapa semua harganya. Saya lupa. Maklum baru teringat untuk menjadi bahan postingan di blog ini. Yang pasti pesanan kami cukup ramah di kantor dan tak sampai harus berhutang di pinjaman online. 

Warkop Update Pontianak memiliki dua lantai. Sebelum anda duduk ada baiknya memesan makanan dan minuman terlebih dahulu. Tak ada pelayan yang akan menyambangi kita untuk menawarkan menu. Setelah anda memesan makanan ataupun minuman serta membayar silakan memilih tempat duduk selama tempat yang akan anda duduki masih kosong. Mau di lantai bawah atau atas terserah anda. Suasana lantai atas lampunya temaram. 

Lalu apakah tempat ini cocok untuk anda yang sedang kasmaran. Saran saya sih jangan. Tapi kalau nekat  dan modalnya pas-pasan silakan saja. Sebab suasananya cukup bising yang dapat mengganggu obrolan intim dengan calon pasangan anda. Kalau masih nekat, namanya juga orang kasmaran. Sila mengambil tempat duduk di lantai atas. Suasana lampu yang temaram akan membuat keintiman pembicaraan menjadi dikara

Pengunjung yang sebagian anak muda usia sekolah dan kuliah. Menjadikan tempat ini cocok bagi anda yang masih jomblo dan ingin hunting lawan jenis. Banyak anak muda lawar yang menghabiskan malam disini. 

Toh tidak ada salahnya kan. Sambil ngopi mencari gebetan. Sambil menyelam minum air. 

Foto Saat Berada di Warkop Update Pontianak

Lawar

Lawar adalah bahasa Melayu Pontianak yang berarti Ganteng, Cantik, ataupun Cakep.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: