Month: April 2025

  • Pukul 17.02: Transit di Persimpangan Takdir

    Pukul 17.02: Transit di Persimpangan Takdir

    Jarum jam menancap di angka lima lelah. Aku masih berdiri di halte Busway Pancoran, menyaksikan matahari sore yang tersedu-sedu di antara gedung-gedung. Sebuah pertanyaan menggantung: Nasib baikkah ini, atau hanya ilusi yang kubeli dengan karcis seharga tiga ribu lima ratus rupiah? Tubuh ini harus pulang. Beristirahat di antara debar tagihan listrik dan … Read more

  • Pulang dan Pergi: Cerita tentang Dua Kota yang Menarik Hati

    Pulang dan Pergi: Cerita tentang Dua Kota yang Menarik Hati

    Bandara, persinggahan rindu dan waktu yang saling salip. Di tiap tapak langkah, tersimpan janji-janji yang belum sempat ditepati. Usai libur Idul Fitri 2025, saya kembali berdiri di ambang keberangkatan, menyaksikan Pontianak perlahan menjauh dari balik jendela pesawat. Di seberang langit, Jakarta telah menunggu, membawa serta tumpukan tenggat dan ritme hidup … Read more

  • Cerita Dibalik Pers Rilis Tahun 2022

    Cerita Dibalik Pers Rilis  Tahun 2022

    Sekian lama tak jumpa muka dengan kawan-kawan jurnalis di Pontianak. Akhirnya kesempatan itu tiba. Tak bersua bukan karena sombong ataupun hal lain. Ada banyak hal yang tak bisa terungkap. Walaupun tak bertemu dalam acara resmi. Mengabarkan urusan kantor. Beberapa kali masih sering berkabar maupun janji untuk sekedar ngopi tanpa membahas … Read more

  • Tantangan One Day One Post

    Tantangan One Day One Post

    Saya termasuk terlambat dalam challenge One Day One Post. Karena tantangan ini sudah lama beredar dalam dunia blog. Toh, Lebih baik terlambat daripada tidak melakukannya sama sekali 😁. <~~~ sok bijak Mulai hari ini. Setiap hari, saya akan membuat postingan di blog dengan tema apapun. Memeras otak untuk mencari ide. … Read more

  • Kisah Jono: Mengelola Keuangannya sebagai Pekerja Migran

    Kisah Jono: Mengelola Keuangannya sebagai Pekerja Migran

    Malam perlahan menyelimuti Gyeonggi-do, kota kecil tempat Jono menjalani kehidupannya sebagai pekerja migran. Angin musim semi yang hangat membawa aroma bunga yang khas, menemani kesunyian kamar kecilnya yang sederhana namun penuh cerita. Di sudut kamarnya yang sempit, Jono duduk menatap buku catatan kecil yang hampir penuh dengan angka-angka dan coretan … Read more